vas.co.id

PT.VANZHA ABADI SEJAHTERA

Search
Close this search box.

Infrared Thermography

Infrared Thermography adalah suatu sistem pemeriksaan NDT (Non Destructive Test) dengan menggunakan Kamera Inframerah untuk memeriksa peralatan listrik (Electrical), dan mekanik (Mechanical) pada pabrik-pabrik, industri pertambangan, gedung bertingkat, supermall, rumah sakit, bandara, pelabuhan,dan fasilitas umum lainnya. Dengan memonitor suhu / temperatur pada saat peralatan beroperasi kemudian dibandingkan dengan suhu operasi normalnya, maka akan dapat dianalisa / dideteksi ada tidaknya penyimpangan (overheating) yang umumnya merupakan gejala awal suatu kerusakan peralatan. Dalam dunia industri, infrared thermography biasanya digunakan untuk keperluan predictive maintenance serta proses monitoring kondisi alat atau mesin tertentu.

Pengukuran suhu menggunakan sistem infrared thermography ini sangat penting dalam industri. Karena – seperti telah dibahas sebelumnya – ia mampu memberikan gambaran kondisi suhu pada alat secara realtime dan menyeluruh, sehingga potensi masalah dapat dideteksi lebih awal. Anda bisa mempercayakan jasa Riksa & Uji tersebut kepada kami. Karena kami adalah yang terpercaya. Untuk info lebih jelas, kalau anda masih ada pertanyaan yang ingin diajukan bisa menghubungi kami melalui kontak yang disediakan.

PT.VANZHA ABADI SEJAHTERA ditunjuk oleh KEMNAKER R.I untuk melaksanakan pemeriksaan dan pengujian Alat K3 sekaligus sebagai perusahaan jasa K3 yang bergerak dalam bidang Konsultasi Kajian Teknik, SKK, SLF dan Jasa Pemeriksaan Pengujian Alat K3 untuk membantu pelaksanaan pemenuhan syarat-syarat K3 sesuai dengan peraturan perundangan

Penggunaan Infrared Thermography di Industri

Dalam dunia industri, infrared thermography biasanya digunakan untuk keperluan predictive maintenance serta proses monitoring kondisi alat atau mesin tertentu. Infrared thermography dapat definisikan sebagai proses penggunaan thermal imager atau infrared thermometer untuk mendeteksi panas radiasi yang berasal dari suatu obyek tertentu, lalu diubah menjadi suhu dan memberikan gambaran pencitraan berupa distribusi suhu pada benda tersebut. Misalnya untuk mengukur suhu permukaan pipa atau sebuah heat exchanger.

Namun, penggunaannya tidak hanya terbatas pada dua aplikasi tersebut saja. Masih banyak pula aplikasinya yang lain, yaitu:

  • monitoring sistem kelistrikan
  • monitoring sistem fluida dalam perpipaan
  • inspeksi pada bangunan, misalnya mendeteksi kehilangan energi
  • menentukan level cairan atau padatan dalam sebuah alat proses
  • monitoring insulasi refraktori
  • inspeksi bearing pada motor
  • Mengukur suhu benda berbahaya, seperti : tegangan tinggi, jarak yang tinggi dan sulit dijangkau, dll.
  • Suhu yang terlalu tinggi dan sulit untuk didekati ataupun disentuh, misalnya : Furnace, thermocouple, dll.
  • Mendeteksi awan untuk sistem operasi teleskop jarak jauh.
  • Memeriksa peralatan mekanika atau kotak sakering listrik atau saluran hotspot.
  • Memeriksa suhu pemanas atau oven, untuk tujuan kontrol dan kalibrasi.
  • Mendeteksi titik api/menunjukkan diagnosa pada produksi papan rangkaian listrik.
  • Memeriksa titik api bagi pemadam kebakaran.
  • Mendeteksi suhu tubuh makhluk hidup, seperti manusia, hewan, dll.
  • Memonitor proses pendinginan atau pemanasan material, untuk penelitian dan pengembangan atau quality control pada manufaktur. Mengukur suhu benda yang bergerak, contoh : Conveyor, Mesin, dll).

Jenis-jenis Infrared Thermometer

Di atas kita telah bahas apa itu infrared thermography. Sekarang kita akan bahas jenis-jenis infrared thermometer atau alat pengukur suhu infrared yang digunakan dalam prosesnya.

Secara umum, ada tiga jenis infrared thermometer yang biasa digunakan di dunia industri, yaitu:

  1. Spot infrared thermometer: alat pengukur suhu infrared yang digunakan dengan cara diarahkan pada titik tertentu saja pada permukaan sebuah obyek. Lihat contoh produknya di sini.
  2. Infrared scanner system: alat pengukur suhu infrared dengan kemampuan cakupan area yang lebih luas, tidak hanya satu titik tertentu saja.

Infrared-thermal imaging camera: merupakan jenis pengukur suhu infrared yang lebih maju, yang mampu mengukur banyak titik sekaligus pada cakupan area yang luas, dengan memberikan gambaran distribusi suhu dalam 2 dimensi. Contoh produknya seperti HT02D Infrared Thermal Imaging Camera.

Desain utama dari Infrared Thermometer yakni lensa pemfokus energi inframerah pada detektor, yang mengubah energi menjadi sinyal elektrik yang bisa ditunjukkan dalam unit temperatur setelah disesuaikan dengan variasi temperatur lingkungan. Konfigurasi fasilitas pengukur suhu ini bekerja dari jarak jauh tanpa menyentuh objek. Dengan demikian, Infrared Thermometer berguna mengukur suhu pada keadaan dimana thermocouple atau sensor tipe lainnya tidak dapat digunakan atau tidak menghasilkan suhu yang akurat untuk beberapa keperluan.

Infrared Thermometer  ini cara penggunaannya hanya diarahkan ke media atau benda yang akan diukur suhunya, maka alat ini akan membaca suhu media tersebut. Alat ini biasanya dan sangat berguna dalam pengukuran dapur tinggi/furnace dalam industri peleburan atau suhu permukaan yang tidak memungkinkan untuk di sentuh, dan juga dalam pemakaian umum lainnya, Selain itu,Infrared Thermometer juga banyak memiliki keunggulan. Dan keunggulan – keunggulan thermometer ini dijelaskan melalui beberapa point utama, yakni :

  • Mudah dibawa

Karena Infrared Thermometer padat, ringan dan mudah untuk dimasukkan ke dalam sarung ketika tidak digunakan, inspeksi harian inspeksi pabrik dan pekerjaan dapat dilaksanakan.

  • Real-waktu Pengukuran

Infrared Thermometer dapat dengan cepat memberikan pengukuran suhu dengan membaca thermocouple pada titik sambungan dari kebocoran dalam waktu, dengan Infrared Thermometer dapat membaca hampir semua titik sambungan suhu tersebut.

  • Pengukuran Akurasi

Akurasi Infrared Thermometer biasanya kurang dari 1 derajat. Kinerja ini terutama penting untuk melakukan pemeliharaan preventif, seperti kondisi produksi yang buruk serta merusak peralatan atau downtime pemantauan akan menghasilkan acara khusus. Dengan Infrared Thermometer, Anda dapat dengan cepat mendeteksi perubahan kecil pada suhu operasi, waktu perkecambahan mereka dapat untuk memecahkan masalah, mengurangi biaya yang disebabkan oleh kegagalan peralatan dan jangkauan pemeliharaan.

  • Penggunaan Keselamatan

Keamanan adalah dengan menggunakan termometer infra merah adalah salah satu manfaat yang paling penting. Infrared Thermometer dengan penampakan laser, mudah untuk mengidentifikasi daerah sasaran, dapat dengan aman membaca atau tidak bisa mencapai sulit untuk mengakses objek target dan memungkinkan instrumen untuk membaca suhu suhu target dalam jangkauan, sehingga secara efektif menghindari pengukuran staf pekerjaan risiko.

 

Infrared thermography dapat definisikan sebagai proses penggunaan thermal imager atau infrared thermometer untuk mendeteksi panas radiasi yang berasal dari suatu obyek tertentu, lalu diubah menjadi suhu dan memberikan gambaran pencitraan berupa distribusi suhu pada benda tersebut. Misalnya untuk mengukur suhu permukaan pipa atau sebuah heat exchanger.

Gambaran distribusi suhu hasil pencitraan suatu thermal imager disebut dengan thermogram. Dengan bantuan thermogram ini suhu atau temperatur permukaan yang diukur dapat dilihat dengan jelas dengan mata telanjang. PT.VANZHA ABADI SEJAHTERA ditunjuk oleh KEMNAKER R.I untuk melaksanakan pemeriksaan dan pengujian Alat K3 sekaligus sebagai perusahaan jasa K3 yang bergerak dalam bidang Konsultasi Kajian Teknik, SKK, SLF dan Jasa Pemeriksaan Pengujian Alat K3 untuk membantu pelaksanaan pemenuhan syarat-syarat K3 sesuai dengan peraturan perundangan. Anda bisa mempercayakan jasa Riksa & Uji tersebut kepada kami. Karena kami adalah yang terpercaya. Untuk info lebih jelas, kalau anda masih ada pertanyaan yang ingin diajukan bisa menghubungi kami melalui kontak yang disediakan.

Form Penawaran